Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya dan meminta ampun dari-Nya, serta kita berlindung kepada-Nya dari keburukan jiwa-jiwa kita dan kejelekan-kejelekan amalan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan, maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu baginya. Dan saya bersaksi pula bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
Biografi Penulis
Amma ba’ad:
Penulis kitab ini adalah Syaikhul Islam dan pembaharu da’wah tauhid yaitu imam Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman at Tamimi. Kunyahnya adalah Abul Husain. Beliau Lahir di Negri ‘Uyainah, (tahun 1115 H) dan wafat di Dir’iyah, (tahun 1206 H).
Mengapa harus mempelajari tauhid?
| Karena Allah menciptakan kita untuk tujuan itu. | Allah tidak akan menerima amalan apa pun kecuali dengan tauhid. |
| Tidak akan masuk surga kecuali seorang muwahid (mentauhidkan Allah). | Sebagai sebab mendapatkan hidayah dan stabilitas keamanan |
| Sebagai sebab penghapusan dosa-dosa. | Sebagai sebab berlipat gandanya amal kebaikan. |
| Sebagai sebab ketenangan. | Sebagai sebab mendapatkan syafa’at Rasulullah. |
Mengapa memilih kitab ini di awal menuntut ilmu?
Dikarenakan perhatian ulama-ulama Ahlu Sunnah Waljama’ah terdahulu dengan tulisan yang berkah ini. Di dalamnya tekandung manfaat-manfaat dan faedah-faedah yang besar, yang mana seorang penuntut ilmu dapat menjadikannya sebagai pijakan dasar untuk mengawali dan membangun di atasnya ilmu-ilmu syariat yang telah dia dapatkan. Maka mari kita mencontoh dan menapaki garis mereka dalam manhaj ini.
Begitu pula, masyarakat umum sangat perlu untuk mempelajari tulisan ini dan memahami kandungannya yang memuat pokok-pokok dasar agama. Dimana mereka harus beriman dengannya dengan keimanan yang mantap, yang tidak boleh dicampuri keraguan dan kebimbangan sedikit pun.
Keistimewaan tulisan ini dan kitab Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab secara umum
| Mudah dan jelas. | Menyebutkan persoalan-persoalan disertai dalil-dalilnya. | Mengumpulkan perkara-perkara, menyusunnya, menyebutkan point-pointnya, kemudian menjelaskannya. | Dalam tulisannya, beliau mempebanyak doa bagi para pembacanya dan pendengarnya. |