English flag
English
Select a Language
English flag
English
Arabic flag
Arabic
French flag
French
German flag
German
Indonesian flag
Indonesian
Persian flag
Persian
Russian flag
Russian
Spanish flag
Spanish
Urdu flag
Urdu
English icon English
Tiga Landasan Pokok
Tiga Landasan Pokok Text Lesson

Ketiga : Pentingnya Mempelajari Tauhid

Study Duration
5 Min

Saudaraku, semoga Allah membimbingmu untuk selalu taat kepada-Nya.
Ketahuilah, bahwa hanifiyah (1)  adalah ajaran Nabi Ibrahim  yaitu menyembah kepada Allah semata serta memurnikan agama kepada-Nya. Itulah yang diperintahkan Allah kepada seluruh umat manusia dan hanya untuk itu sebenarnya mereka diciptakan, sebagaimana firman Allah Ta’ala :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku semata.” (QS. Az-Zariyat : 56). (2)


Makna “untuk beribadah kepadaKu” dalam ayat ini, adalah agar mentauhidkanKu. Perintah Allah yang paling agung adalah tauhid (3); yaitu memurnikan ibadah semata-mata untuk Allah. Sedangkan larangan Allah yang paling besar adalah syirik; yaitu  menyembah selain Allah di samping menyembah-Nya. Allah berfirman:

وَاعْبُدُواْ اللّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً

 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan-Nya.” (QS. An-Nisa; : 36).

Alhanifiyah

Secara bahasa: diambil dari kata “hanaf”, yang berarti berpaling  Secara istilah syariat: Agama yang berpaling dari kesyirikan menuju kepada keikhlasan tauhid dan iman. Allah berfirman: قَانِتاً لِلّهِ حَنِيفاً yakni; menuju kepada Allah dan berpaling dari kesyrikan. “Alhanif” senantiasa  bermakna  menuju kepada tauhid dan menjauh dari kesyirikan.    

(2). Pada pembahasan ini, penulis rahimahullah hendak memaparkan, mengapa kita harus mempelajari tauhid? yang mana pada pembahasan sebelumnya telah kami sebutkan pentinganya mempelajari tauhid.

(3) Pengertian Tauhid

Secara bahasa: berasal dari kata wahhada yuwahhidu tauhiidaan, yang berarti menjadikan sesuatu menjadi satu.  Secara istilah syariat: Mengesakan Allah terhadap yang menjadi kekhususan-Nya, dari rububiyah, uluhiyah dan asma wasifat.    

Perkataan penulis “agar mereka beribadah kepadaKu”, yang bermakna “agar mereka mentauhidkanKu”, yaitu diambil dari perkataan Ibnu ‘Abbas radhi Allahu ‘anhu ketika beliau berkata: “Sesungguhnya setiap ibadah dalam al Qur’an maknanya adalah mentauhidkan.” Seperti:

وَاعْبُدُواْ اللّهَ

“Sembahlah Allah”

Maksudnya adalah tauhidkanlah (esakanlah) Allah.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُواْ رَبَّكُمُ

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu.”

Maksudnya adalah wahai manusia tauhidkanlah (esakanlah) Allah.

Text Lesson 4/7
You are viewing
Ketiga : Pentingnya Mempelajari Tauhid