05 Ad-Durus Al-Muhimmah (Tafsir Surat Al-'Aadiyat)
Surat Al-'Aadiyat ( Surat Makiyah )
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا (1) فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا (2) فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا (3) فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا (4) فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا (5) إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ (6) وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ (7) وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ (8) أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ (9) وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ (10) إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيرٌ (11)
1.Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
2. Dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
3. Dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
4. Maka ia menerbangkan debu,
5. Dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
6. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
7. Dan Sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
8. Dan Sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
10. Dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
11. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka.
Tafsir:
(1). Allah Ta'ala bersumpah dengan kuda, karena di dalamnya terdapat ayat-ayat-Nya yang mengagumkan dan nikmat-nikmat-Nya yang tampak yang telah diketahui oleh makhluk. Allah bersumpah dengannya dalam kondisi tidak disekutui selainnya dari berbagai macam hewan. Allah berfirman: {Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah}, yaitu pasukan kuda yang menyerang musuh dengan tangguh dan kuat hingga timbul lengkingan kuda tersebut, yaitu suara napas dari dalam dadanya ketika lawan sangat tangguh.
(2). {Dan kaki-kaki kuda}, yaitu dengan kakinya ketika menginjak bebatuan, {memercikan bunga api}, yaitu memercikan api disebabkan kuku-kukunya yang keras dan pijakannya yang sangat kuat ketika melewati bebatuan tersebut.
(3). {Dan kuda yang menyerang} musuh, {pada waktu subuh}, ini adalah perkara yang kebanyakan terjadi, bahwa penyerangan dimulai pada pagi hari.
(4-5). {Sehingga menerbangkan}, yaitu disebabkan pertempuran dan peperangan, {debu}. {Lalu menyerbu denganya}, yaitu dengan tunggangan-tunggangannya {di tengah-tengah}, yaitu mereka menyerbu musuh di tengah-tengah ketika musuh menyerang mereka.
(6). Dan sasaran sumpah adalah firman Allah: {Sungguh manusia itu sangat ingkar kepada Tuhannya}, yaitu ingkar kepada kebaikan yang Allah berikan kepadanya. Tabiat dan watak manusia, dia tidak mengizinkan dirinya untuk mengerjakan kewajiban dengan penuh dan sempurna. Sebaliknya, tabiatnya malas dan enggan untuk mengerjakan kewajiban, baik itu dalam
bentuk harta ataupun yang bersifat badaniyah. Kecuali mereka yang diberi hidayah oleh Allah dan keluar dari sifat ini menuju sifat suka mengerjakan kewajiban.
(7). {Dan sesungguhnya dia menyaksikan keingkarannya}, yaitu sesungguhnya manusia pada apa yang dia ketahui tentang dirinya sendiri dari keengganan untuk berbuat baik menyaksikannya sendiri, tidak dia dustakan dan tidak pula dia ingkari karena itu adalah perkara yang nyata. Dan memungkinkan Dhamir (kata ganti "إنه") kembali pada Allah Ta'ala; yaitu sesungguhnya para hamba sangat ingkar kepada Tuhannya, dan Allah mengetahui hal itu. Di dalamnya ada ancaman yang keras bagi mereka yang ingkar kepada Tuhannya,
bahwasanya
Allah mengetahuinya.
8). {Dan bahwasnya dia}, yaitu manusia {mencintai kebaikan}, yaitu harta, {sangat}, yaitu sangat berlebih cintanya kepada harta. Oleh sebab kecintaannya itu menyebabkan dia meninggalkan kewajiban-kewajiban yang wajib atasnya dan lebih mendahulukan syahwatnya daripada keridhaan Tuhannya. Semua ini disebabkan karena pandangannya yang pendek terhadap kehidupan dunia ini dan kelalaianya terhadap akhirat.
(9-10). Oleh karena itu Allah berfirman, sebagai motivasi bagi manusia untuk takut akan hari pembalasan: {Maka tidakkah dia mengetahui}, yaitu tidakkah yang tertipu ini mengetahui {apabila yang ada di dalam kubur dikeluarkan}, yaitu Allah mengeluarkan yang mati dari alam kubur supaya mereka dikumpulkan dan berita mereka disiarkan {dan apa yang tersimpan di dalam dada disiarkan}, yaitu tampak dan jelas, dari apa yang mereka sembunyikan dalam dada-dada mereka, juga dari kebaikan dan keburukan yang tersembunyi. Maka jadilah rahasia menjadi tersebar dan yang tersembunyi ditampakkan sehingga tampaklah dihadapan semua makhluk hasil amalan-amalan mereka.
(11). {Sungguh, Tuhan mereka pada saat itu maha teliti terhadap keadaan mereka}, yaitu mengetahui amalan-amalan mereka, yang zahir dan batin, yang tersembunyi ataupun yang tampak, dan Dia akan membalasnya. Allah mengkhususkan pengabaran mereka dengan hari itu padahal Dia mengetahui keadaan mereka disetiap waktu; karena maksud dari balasan atas amalan-amalan tersebut adalah timbul dari ilmu Allah dan pengawasan-Nya.