16 Ad-Durus Al-Muhimmah (Tafsir surat Al Masad)
Tafsir Surat Al-Masad (Surat Makiyah)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (1) مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ (2) سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ (3) وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (4) فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ (5)
1. Binasalah kedua tangan abu Lahab dan Sesungguhnya dia akan binasa.
2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar.
5. Yang di lehernya ada tali dari sabut.
Tafsir:
Abu Lahab adalah paman Rasulullah salallahu alihi wasallam. Permusuhan dan rasa sakit yang ditimpakannya kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam sangatlah keras. Ia tidak memeluk agamanya dan tidak pula perduli dengan ikatan kekerabatan; semoga Allah membalas kekejiannya. Sehingga Allah mencelanya dengan celaan yang besar, yang itu adalah kesengsaraan atasnya hingga pada hari kiamat kelak, Allah berfirman:
(1). {Binasalah kedua tangan Abu Lahab !}, yaitu kesengsaraan dan kecelakaan bagi kedua tangannya, {dan benar-banar binasa}, yaitu tidak beruntung.
(2). {Tidaklah berguna baginya hartanya}, yaitu apa yang dimilikinya, sebab telah membawanya kepada kelaliman. Dan tidak berguna {apa yang dia usahkan}, semua miliknya tidak dapat mencegahnya dari azab Allah ketika ditimpakan kepadanya. (3-5). {Kelak dia akan masuk api yang bergejolak}, yaitu dia akan dikelilingi api neraka dari segala arah, dia {dan begitu pula istrinya, pembawa kayu bakar}. Bahwa istrinya pula, derita
yang ditimpakannya kepada Rasulullah sangatlah berat. Ia dan suaminya tolong-menolong di atas dosa dan permusuhan, menimpakan keburukan, berusaha semaksimal mungkin untuk menyakiti Rasulullah salallahu 'alihi wasallam juga mengumpulkan segala dosa di atas pundaknya; seperti orang yang mengumpulkan kayu bakar dan tali telah dipersiapkan di lehernya (dari tali sabut ), yaitu sabut yang dipintal. Atau dia di neraka membawa kayu bakar untuk membakar suaminya yang di ikat dilehernya dari tali sabut.
Apapun keadaannya, surat ini adalah surat yang berisi dengan ayat-ayat Allah yang mengagumkan. Sebab Allah menurunkan surat ini dalam keadaan Abu Lahab dan istrinya belum meninggal. Allah mengabarkan bahwa keduanya akan di azab di dalam neraka; ini adalah suatu kemestian, yang mana ini melazimkan bahwa keduanya tidak akan selamat. Dan sungguh, itu telah terjadi sesuai dengan apa yang dikabarkan yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata.