17 Ad-Durus Al-Muhimmah (Tafsir Surat Al-Ikhlas)
Tafsir Surat Al-Ikhlas (Surat Makiyah)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
Tafsir:
(1). Yaitu {katakanlah} dengan perkataan yang mantap dan yakin serta mengetahui maknanya: {Dialah Allah yang Maha Esa}, bahwa sifat esa telah di batasi untuk-Nya. Dimana Dia adalah satu, yang bersendiri dalam kesempurnaan-Nya, yang memiliki asmaul husna, sifat-sifat yang sempurna dan mulia, serta memiliki perbuatan-perbuatan suci, tidak ada yang serupa dan yang semisal dengan-Nya. (2). {Allah tempat meminta}, yaitu meminta segala kebutuhan. Semua penghuni alam, yang berada di atas maupun yang berada di bawah sangat butuh kepada-Nya, semuanya meminta kebutuhan-kebutuhan kepada-Nya dan mengharap kepada-Nya dalam segala urusan-urusan mereka; sebab Dia adalah Maha Sempurna dalam sifat-sifat-Nya dan Maha Mengetahui, yang maha sempurna pengetahuannya, Maha Lembut yang sempurna dalam kelembutan-Nya, jugav
Maha Pengasih yang sempurna dalam kasih sayang-Nya, yang mana kasih sayang-Nya tersebut mencakup segala sesuatu…demikianlah semua sifat-sifat Allah
(3). Termasuk kesempurnaannya; bahwasanya {Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan}, karena kesempurnaan kekayaan-Nya
(4). {Dan tidak ada tandingan baginya}, baik itu dalam nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya ataupun perbuatan-perbuatan-Nya. Maha Suci Allah.
Surat ini terkandung di dalamnya tauhid asma wa sifat.